<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Bikin Hidup Lebih Hidup</title>
	<atom:link href="http://dejadejavu.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dejadejavu.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Jan 2009 16:54:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dejadejavu.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Bikin Hidup Lebih Hidup</title>
		<link>http://dejadejavu.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dejadejavu.wordpress.com/osd.xml" title="Bikin Hidup Lebih Hidup" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dejadejavu.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Elektrik Nabi Sulaiman</title>
		<link>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/08/elektrik-nabi-sulaiman/</link>
		<comments>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/08/elektrik-nabi-sulaiman/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 16:54:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dejadejavu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dejadejavu.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[34:12 Dan Kami (tundukkan) anginbagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanansebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan(pula) dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jinada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izinTuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintahKami, Kami rasakan kepadanya azab [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=27&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>34:12 Dan Kami (tundukkan) anginbagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanansebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan(pula) dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jinada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izinTuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintahKami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.(Quran 34:12)</p>
<p>And We made a fount of molten copper flow out for him. (Qur&#8217;an, 34:12)</p>
<p>===================other======================================================</p>
<p>Buruj Orion/Belantik pada tahun 10,500BC dulu sepadan dgn susun piramid di Giza&#8230;</p>
<p> <img class="alignleft size-full wp-image-29" title="giza11" src="http://dejadejavu.files.wordpress.com/2009/01/giza11.gif?w=275&#038;h=392" alt="giza11" width="275" height="392" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dejadejavu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dejadejavu.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dejadejavu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dejadejavu.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dejadejavu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dejadejavu.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dejadejavu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dejadejavu.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dejadejavu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dejadejavu.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dejadejavu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dejadejavu.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dejadejavu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dejadejavu.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=27&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/08/elektrik-nabi-sulaiman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">dejadejavu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dejadejavu.files.wordpress.com/2009/01/giza11.gif" medium="image">
			<media:title type="html">giza11</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Misteri Bintang Bethlehem dan Orang Majus Terlengkap</title>
		<link>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/08/misteri-bintang-bethlehem-dan-orang-majus-terlengkap/</link>
		<comments>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/08/misteri-bintang-bethlehem-dan-orang-majus-terlengkap/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 03:04:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dejadejavu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dejadejavu.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Banyaklah sisi yang muncul ketika umat Kristiani menyambut Natal. ada pula sisi yang senantiasa menggugah bagi pencinta alam, jagat perbintangan, atau sains. Ini adalah teka-teki tentang apa sebenarnya Bintang Bethlehem yang mengiringi Kelahiran Sang Juru Selamat seperti dikisahkan dalam Injil Mateus. Sepanjang tahun Masehi, Bintang Bethlehem banyak menjadi bahan kajian dan penelitian, tidak saja astronomi, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=25&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="snap_preview">
<p>Banyaklah sisi yang muncul ketika umat Kristiani menyambut Natal. ada pula sisi yang senantiasa menggugah bagi pencinta alam, jagat perbintangan, atau sains. Ini adalah teka-teki tentang apa sebenarnya Bintang Bethlehem yang mengiringi Kelahiran Sang Juru Selamat seperti dikisahkan dalam Injil Mateus.</p>
<p>Sepanjang tahun Masehi, Bintang Bethlehem banyak menjadi bahan kajian dan penelitian, tidak saja astronomi, tetapi juga astrologi. Salah satu buku yang tergolong mendalam mengupas Bintang Bethlehem adalah The Star of Bethlehem: The Legacy of the Magi karya Dr Michael Molnar (Rutgers, 1999). Molnar adalah astronom dan pendidik yang mendapatkan PhD dari Universitas Wisconsin, Amerika Serikat, tahun 1971.</p>
<p>Tentang apa dan bagaimana persisnya ”bintang” yang dimaksud, program komputer modern, yang dapat divisualisasikan dalam planetarium bisa digunakan untuk menghadirkan kembali keadaan langit pada masa sekitar Yesus lahir.</p>
<p>Seperti digambarkan Molnar, setting waktu yang diduga kuat adalah 17 April tahun 6 sebelum Masehi, yakni dua tahun sebelum Raja Herodes meninggal. Saat itu Planet Jupiter muncul di langit timur sebagai bintang pagi di rasi Aries. Saat itu Matahari juga ada di Aries. Bulan juga sangat dekat dengan konjungsi dengan Jupiter. Planet Saturnus juga hadir, yang berarti bahwa ketiga penguasa Aries (Matahari, Jupiter, dan Saturnus) sedang singgah di Aries. Untuk era modern, situasi tersebut bisa disebut biasa (trivial). Namun, bagi pengamat bintang zaman dahulu, konfigurasi di atas sungguh mencekam (Molnar, situs eclipse.net).</p>
<p>Apakah Bintang Bethlehem adalah komet? Komet menurut keyakinan orang pada waktu itu dikaitkan dengan raja yang bertakhta akan wafat atau pratanda akan datangnya perang atau kekacauan, jadi dipercayai juga bukan obyek yang pas untuk satu kelahiran agung.</p>
<p>Lalu, apakah bintang itu sebuah supernova (bintang raksasa yang meledak)? Di sini pun Molnar mengatakan tidak ada bukti sejarah dari zaman dahulu bahwa supernova menandai kelahiran seorang raja. Seperti halnya komet, supernova merupakan ide zaman modern.</p>
<p>Lalu, apakah Bintang Bethlehem merupakan bintang keajaiban? Astronom besar, Johannes Kepler, mengira bintang itu adalah sebuah keajaiban disertai dengan fenomena alam, seperti konjungsi tripel, bahkan juga supernova yang ia amati tahun 1604. Namun, Molnar menyatakan, untuk menjelaskan Bintang Bethlehem tak perlu menghadirkan bintang ajaib.</p>
<p>Tentu saja akan ada penjelasan lebih lengkap jika ada catatan lebih rinci dari orang- orang Majus tentang Bintang Bethlehem. Mereka inilah orang yang dikenal sebagai orang bijak yang amat berpengetahuan. Majus (magus, jamaknya magi) asalnya dari kasta pendeta Zoroaster. Karena pandai, menguasai ilmu perbintangan dan ketabiban, cakap menyembuhkan orang sakit, menafsir mimpi, dan menyampaikan ramalan, mereka ini lalu dikenal sebagai orang yang punya keahlian magic—kata yang diturunkan dari nama mereka.</p>
<p><strong>Seandainya ada teleskop</strong></p>
<p>Seandainya ketiga orang Majus yang melihat Bintang Bethlehem saat itu sudah dilengkapi dengan teropong bintang (teleskop) pastilah deskripsi mereka akan lebih gamblang lagi. Namun, seperti kita tahu, teleskop baru muncul pada tahun 1608 atau enam abad setelah kelahiran Kristus.</p>
<p>Teleskop dalam perkembangannya lalu menjadi instrumen demikian vital bagi ilmu astronomi, bahkan sebetulnya tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa astronomi modern lahir tahun 1608 ketika penemuan teleskop disampaikan kepada dunia. Untuk menandai 400 tahun teleskop yang digunakan untuk astronomi ini pula, Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan (UNESCO) menetapkan tahun 2009 sebagai Tahun Astronomi Internasional.</p>
<p>Memang peristiwa yang terjadi 400 tahun silam ini amat bersejarah. Teleskop dipatenkan di Belanda. Orang yang diakui sebagai penemu teleskop adalah Hans Lippershey. Teleskop saat itu dijelaskan sebagai alat ”untuk melihat benda-benda jauh sehingga tampak dekat”. Sebenarnya, selain Lippershey, ada juga orang lain yang mendaftarkan paten untuk alat serupa, yakni Sacharias Jansen dan Jacob Metius.</p>
<p>Pemanfaatan teleskop sendiri mendapatkan momentum setelah ilmuwan Italia, Galileo Galilei, mulai melaporkan temuan menghebohkan dengan bantuan teleskop tahun 1609. Pada November 1609, ia mengarahkannya ke langit malam.</p>
<p>Galileo, yang merupakan seorang pendukung Teori Heliosentrik Kopernikus, meneguhkan dukungannya setelah ia puas menikmati dengan teleskopnya kawah-kawah Bulan dan empat satelit/bulan utama planet Jupiter, yakni Io, Europa, Ganymede, dan Callisto—yang kini disebut sebagai bulan-bulan Galilean. Galileo yakin Kopernikus benar dan bahwa sistem benda langit saling mengelilingi satu sama lain dan Bumi mengelilingi Matahari, bukan sebaliknya. (Mengenai pengguna pertama teleskop untuk astronomi sebenarnya ada Thomas Harriot asal Inggris yang mengalahkan Galileo karena ia sudah beberapa bulan lebih dulu, tetapi ia tidak pernah menerbitkan penemuannya.)</p>
<p>Teleskop yang jejak awalnya bisa ditelusuri sejak abad ke-2 Masehi, yaitu ketika matematikawan dan astronom Claudius Ptolomeus menerbitkan Optics, yang menjelaskan fenomena refraksi cahaya dari satu zat ke zat lain, terus mengalami perkembangan penting (Astronomy Now, 10/08). Perkembangan setelah teleskop Galileo antara lain lahirnya teleskop reflektor ciptaan Sir Isaac Newton (1666), lalu teleskop ciptaan rohaniwan Katolik dari Perancis, Laurent Cassegrain, yang dikenal hingga kini. Teleskop juga makin bertambah besar, dipelopori oleh teleskop William Herschel (1789).</p>
<p>Abad ke-20 pun menyaksikan munculnya teleskop penting untuk menyelidiki bintang-bintang jauh dan galaksi, seperti yang ada di Gunung Wilson dan Gunung Palomar di AS. Selain untuk panjang gelombang visual, astronom juga membuat teleskop radio, juga teleskop untuk menangkap gelombang inframerah.</p>
<p>Tak puas dengan teleskop yang berbasis di Bumi karena banyaknya gangguan atmosferik, astronom pun meluncurkan teleskop Hubble (1990) untuk dipangkalkan di ruang angkasa. Dengan teleskop angkasa ini, pandangan pun lalu menjangkau tepian alam semesta pada jarak sekitar 12 miliar tahun cahaya. (Satu tahun cahaya = 9.500.000.000.000 kilometer).</p>
<p>Teleskop memang ditemukan enam abad setelah dilaporkannya Bintang Bethlehem sehingga orang Majus belum berkesempatan menggunakannya untuk melihat lebih jelas bintang terang di Timur. Namun jelas, laporan ketiga orang Majus, selain bermakna religius, juga secara ilmiah menghidupkan minat penyelidikan alam</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dejadejavu.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dejadejavu.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dejadejavu.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dejadejavu.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dejadejavu.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dejadejavu.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dejadejavu.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dejadejavu.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dejadejavu.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dejadejavu.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dejadejavu.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dejadejavu.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dejadejavu.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dejadejavu.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=25&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/08/misteri-bintang-bethlehem-dan-orang-majus-terlengkap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">dejadejavu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Misteri Kilatan Cahaya Di Angkasa 400 Tahun Lalu Akhirnya Terpecahkan</title>
		<link>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/08/misteri-kilatan-cahaya-di-angkasa-400-tahun-lalu-akhirnya-terpecahkan/</link>
		<comments>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/08/misteri-kilatan-cahaya-di-angkasa-400-tahun-lalu-akhirnya-terpecahkan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 03:01:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dejadejavu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dejadejavu.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Kilatan cahaya terang di langit yang mengejutkan astronom Denmark, Tycho Brahe, lebih dari 400 tahun lalu bukanlah sesuatu yang aneh. Setidaknya setelah tim ilmuwan mengungkap rahasia di balik terjadinya peristiwa yang jarang terlihat kasat mata tersebut. Sejauh ini, para ilmuwan yakin bahwa cahaya terang tersebut berasal dari ledakan bintang atau supernova. Namun, apa jenis supernova [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=23&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="snap_preview">
<p>Kilatan cahaya terang di langit yang mengejutkan astronom Denmark, Tycho Brahe, lebih dari 400 tahun lalu bukanlah sesuatu yang aneh. Setidaknya setelah tim ilmuwan mengungkap rahasia di balik terjadinya peristiwa yang jarang terlihat kasat mata tersebut.</p>
<p>Sejauh ini, para ilmuwan yakin bahwa cahaya terang tersebut berasal dari ledakan bintang atau supernova. Namun, apa jenis supernova yang menyebabkannya masih menjadi teka-teki alam sampai kini.</p>
<p>Penelitian terakhir yang dimuat jurnal <em>Nature</em> menyimpulkan bahwa cahaya terang tersebut berasal dari ledakan bintang kembar jenis kerdil putih (<em>white dwarf</em>). Kesimpulan tersebut diperoleh setelah gabungan ilmuwan dari Jerman, Jepang, dan Belanda yang mengamati pantulan cahaya yang dihasilkan setelah bertahun-tahun.</p>
<p>Cerita mengenai peristiwa yang disebut supernova Tycho mulai menyebar pada 11 November 1572. Saat itu Brahe terkejut saat melihat cahaya terang di langit yang diduga sebagai bintang baru yang sangat terang di sekitar rasi bintang Cassiopeia. Namun, cahaya seterang Planet Venus tersebut ternyata hanya bertahan selama dua minggu dan hilang sepenuhnya setelah 16 bulan kemudian.</p>
<p>Karena belum ada teleskop saat itu, Brahe mencatatnya secara detail. Tidak seperti bulan atau planet, posisi obyek bercahaya tersebut tidak begerak relatif terhadap bintang lain. Hal tersebut menunjukkan bahwa cahaya berada jauh di belakang.<br />
Sesaat peristiwa tersebut menjadi pemandangan yang indah karena berada di tempat yang sama. Sejak peristiwa itu, Brahe berkomitmen untuk mempelajari bintang secara lebih intensif dan memulai tradisi astronomi modern.</p>
<p>Cahaya yang dihasilkan ledakan bintang tersebut memang sudah melewati Bumi jauh ratusan tahun lalu. Namun, debu dan gas yang dihasilkannya masih tercecer di luar angkasa sehingga peristiwa tersebut masih bisa dilacak. Penelitian terbaru juga dilakukan berdasarkan analisis terhadap pantulan gelombang yang masih dapat tercatat saat ini.</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dejadejavu.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dejadejavu.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dejadejavu.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dejadejavu.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dejadejavu.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dejadejavu.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dejadejavu.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dejadejavu.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dejadejavu.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dejadejavu.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dejadejavu.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dejadejavu.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dejadejavu.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dejadejavu.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=23&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/08/misteri-kilatan-cahaya-di-angkasa-400-tahun-lalu-akhirnya-terpecahkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">dejadejavu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fosil Gajah Purba Ditemukan Di Bogor</title>
		<link>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/08/fosil-gajah-purba-ditemukan-di-bogor/</link>
		<comments>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/08/fosil-gajah-purba-ditemukan-di-bogor/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 02:57:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dejadejavu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dejadejavu.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Fosil yang diduga tulang-belulang gajah purba yang ditemukan warga di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, ditinjau oleh tim dari Direktorat Peninggalan Purbakala Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar), Kamis sore. “Tim sebanyak empat orang mendatangi kantor Kecamatan Klapanunggal, Kamis sore, tempat disimpannya tulang belulang gajah purba yang ditemukan warga setempat,” kata Kapolsek Kepalanuggal, AKP Ilot Juanda ketika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=21&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Fosil yang diduga tulang-belulang gajah purba yang ditemukan warga di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, ditinjau oleh tim dari Direktorat Peninggalan Purbakala Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar), Kamis sore.</p>
<p>“Tim sebanyak empat orang mendatangi kantor Kecamatan Klapanunggal, Kamis sore, tempat disimpannya tulang belulang gajah purba yang ditemukan warga setempat,” kata Kapolsek Kepalanuggal, AKP Ilot Juanda ketika dihubungi ANTARA News, Kamis malam.</p>
<p>Dikatakannya, tim tersebut meninjau dan mendata temuan fosil tulang-belulang hewan purba yang tersimpan di kantor Kecamatan Klapanunggal, selama sekitar satu jam.</p>
<p>Setelah mendata, kata dia, tim tersebut pulang ke Jakarta tanpa membawa fosil tersebut, yang sampai saat ini masih tersimpan di kantor Kecamatan Klapanunggal.</p>
<p>Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bogor, Jabar, Muhammad Ridwan mengatakan, temuan fosil hewan purba tersebut akan diteliti oleh tim dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Serang.</p>
<p>“Kami sudah menghubunginya dan mendapat jawaban tim BP3 Serang akan datang ke Klapanunggual Senin, 1 Desember,” kata Ridwan.</p>
<p>Menurut dia, jika temuan warga tersebut benar fosil hewan purba yang memiliki nilai sejarah dan daya tarik, maka akan disimpan di museum. Namun, Ridwan tidak menyebutkan museum apa dan dimana.</p>
<p>Informasi yang dihimpun ANTARA News, fosil yang diduga tulang-belulang gajah purba ditemukan warga setempat di Kali Leuwijurig, di Desa Bantarjati, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.</p>
<p>Penemuan fosil bermula ketika, tiga orang penambang batu pasir, yakni Enti bin Hamid, Satam bin Ining, dan Mardi bin Aban, yang sedang mencari pasir batu di dasar kali Leuwijurig, Sabtu (22/11).</p>
<p>Ketika menggali dasar kali ada bagian yang berwarna hitam pekat dan cukup keras seperti cadas. Ketika bagian tersebut digali, tak lama kemudian ditemukan tulang berwarna kehitaman. Tulang tersebut disimpan di rumah si penambang.</p>
<p>Esoknya, Minggu (23/11), penambang tersebut menemukan lagi tulang berupa rahang berukuran cukup besar dan berwarna kehitaman, di lokasi yang sama.</p>
<p>Merasa menemukan tulang-tulang yang aneh, Enti menceritakan penemuan tersebut kepada kakaknya, Sa`ad, dan melaporkannya ke kantor kecamatan Klapanunggal.</p>
<p>Camat Klapanunggal, Wawan M Sidik kemudian meminta, agar warga menyerahkan penemuan tersebut untuk disimpan di kantor kecamatan.</p>
<p>Camat Klapanunggal kemudian melaporkan temuan tersebut ke bidang kebudayaan Disparbud Pemkab Bogor</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dejadejavu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dejadejavu.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dejadejavu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dejadejavu.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dejadejavu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dejadejavu.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dejadejavu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dejadejavu.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dejadejavu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dejadejavu.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dejadejavu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dejadejavu.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dejadejavu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dejadejavu.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=21&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/08/fosil-gajah-purba-ditemukan-di-bogor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">dejadejavu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Terkuak, Wujud Superkomputer Purba Romawi</title>
		<link>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/08/terkuak-wujud-superkomputer-purba-romawi/</link>
		<comments>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/08/terkuak-wujud-superkomputer-purba-romawi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 02:47:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dejadejavu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dejadejavu.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Teknologi &#8211; Jangan bayangkan seperti superkomputer yang tersusun dari ratusan mesin berprosesor yang saling terhubung tapi superkomputer purba di sini menggambarkan alat yang cara kerjanya sangat kompleks di jamannya, jauh dari perkiraan para ilmuwan. Jauh sebelum kalkulator dan komputer analog dikembangkan, pelaut Eropa telah mengenal alat hitung yang memiliki cara kerja sangat kompleks. Alat yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=16&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="font-size:12px;text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-17" title="07_08_23_091045" src="http://dejadejavu.files.wordpress.com/2009/01/07_08_23_091045.jpg?w=250&#038;h=169" alt="07_08_23_091045" width="250" height="169" />Teknologi &#8211; Jangan bayangkan seperti superkomputer yang tersusun dari ratusan mesin berprosesor yang saling terhubung tapi superkomputer purba di sini menggambarkan alat yang cara kerjanya sangat kompleks di jamannya, jauh dari perkiraan para ilmuwan.</p>
<p>Jauh sebelum kalkulator dan komputer analog dikembangkan, pelaut Eropa telah mengenal alat hitung yang memiliki cara kerja sangat kompleks. Alat yang diperkirakan dibuat sekitar dua abad Sebelum Masehi ini, sepertinya dipakai untuk menghitung informasi astronomi secara akurat.</p>
<p>Meski telah ditemukan sejak 1902, fungsi alat yang disebut Mesin Antikythera (Antikythera Mechanism) tersebut masih menjadi misteri. Saat ditemukan dari sebuah kapal Romawi Kuno yang karam di Pulau Antikythera, Yunani, arkeolog Valerios Stains melihat roda-roda bergigi di antara serpihan artefak lainnya.</p>
<p>Setelah dikumpulkan, terdapat 82 pecahan yang mengandung 30 roda bergigi buatan tangan dari bahan perunggu. Pecahan yang terbesar mengandung 27 roda bergigi.</p>
<p>Para peneliti yakin alat ini saat masih utuh ditempatkan dalam kotak kayu dengan dua pintu dan dilengkapi cara menggunakannya. Untuk memperoleh hasil perhitungan mungkin pemakainya harus memutar engkol.</p>
<p>&#8220;Mekanisme kerja alat ini jauh lebih kompleks daripada alat hitung yang dikembangkan setidaknya 1000 tahun sesudahnya,&#8221; tulis para peneliti dalam jurnal Nature edisi terbaru. Meski demikian asal-usul dan tujuan pembuat alat ini belum diketahui sampai sekarang.</p>
<p>Planet-planet</p>
<p>Walaupun bentuk rincinya tidak jelas terlihat, peneliti gabungan dari Inggris, Yunani, dan AS bisa merekonstruksi modelnya menggunakan tomografi sinar-X. Hasil pemindaian menunjukkan ada angka-angka, gambar-gambar zodiak, dan kalender Mesir yang tergambar di bagian tengah struktur utama. Di bagian belakangnya, terdapat informasi yang sepertinya menggambarkan siklus bulan dan pola gerhana.</p>
<p>Sepertinya, pembuatnya juga telah merancang agar alat ini dapat memodelkan bidang langit dengan akurat. Misalnya, Bulan pada saat-saat tertentu bergerak lebih cepat karena rotasinya yang elips sehingga dibuatlah roda bergigi dengan ukuran berbeda-beda untuk mengaturnya.</p>
<p>Peneliti juga mampu menerjemahkan lebih banyak tulisan yang menjelaskan mekanisme kerja alat hingga dua kali lipat dari hasil yang telah dicapai sebelumnya. Kombinasi angka dan tulisan menunjukkan bahwa alat ini mungkin juga digunakan untuk menghitung pergerakan planet-planet.</p>
<p>Sebab, disebutkan pula kata Venus dan stasioner yang cenderung menjelaskan peradaran planet. Beberapa menduga Mesin Antikythera hanya menampilkan Venus dan Merkurius, tapi sebagain peneliti yakin juga dipakai untuk menandai pergerakan planet-planet lainnya.</p>
<p>&#8220;Kalau melihatnya, Anda pasti bertopang dagu dan berpikir, gila! memang cerdas. Ini desain teknis yang brilian,&#8221; ujar Profesor Mike Edmunds, profesor astrofisika dari Universitas Cardiff.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dejadejavu.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dejadejavu.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dejadejavu.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dejadejavu.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dejadejavu.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dejadejavu.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dejadejavu.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dejadejavu.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dejadejavu.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dejadejavu.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dejadejavu.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dejadejavu.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dejadejavu.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dejadejavu.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=16&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/08/terkuak-wujud-superkomputer-purba-romawi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">dejadejavu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dejadejavu.files.wordpress.com/2009/01/07_08_23_091045.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">07_08_23_091045</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TENGKORAK PURBA ADA KESAN TEMBAKAN?</title>
		<link>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/07/tengkorak-purba-ada-kesan-tembakan/</link>
		<comments>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/07/tengkorak-purba-ada-kesan-tembakan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 15:13:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dejadejavu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dejadejavu.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Pada 17 Juni 1921, Tom Zwigelaar menemukan sebuah tengkorak manusia purba yang kemudian dikenal sebagai Broken Hill Skull di Kawbe, Zambia (Rhodesia Utara). Para ahli mengidentifikasikan bahwa tengkorak ini berusia antara 125.000 &#8211; 300.000 tahun. Diduga berkait dengan jenis Homo Heidelbergensis, nenek moyang Neanderthal di Eropa. Arthur Smith Woodward (1864-1944) yang kemudian menerima temuan ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=11&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-14" title="tengkorak12" src="http://dejadejavu.files.wordpress.com/2009/01/tengkorak12.gif?w=230&#038;h=202" alt="tengkorak12" width="230" height="202" />Pada 17 Juni 1921, Tom Zwigelaar menemukan sebuah tengkorak manusia purba yang kemudian dikenal sebagai Broken Hill Skull di Kawbe, Zambia (Rhodesia Utara). Para ahli mengidentifikasikan bahwa tengkorak ini berusia antara 125.000 &#8211; 300.000 tahun. Diduga berkait dengan jenis Homo Heidelbergensis, nenek moyang Neanderthal di Eropa. Arthur Smith Woodward (1864-1944) yang kemudian menerima temuan ini untuk diteliti menggolongkannya ke dalam jenis baru yaitu Homo Rhodesiensis. Namun yang kemudian mengherankan para ahli adalah perihal lubang kecil berdiameter 8 mm yang menembus kedua sisi tengkorak tersebut, karena hanya mungkin terjadi oleh sebuah tembakan peluru dengan kecepatan sangat tinggi dan terjadi ketika manusia purba ini masih hidup. Kesimpulan ini diperkuat oleh hasil penelitian otoritas forensik Jerman. Ini berarti sudah ada alat tembak berteknologi tinggi pada masa Palaelolithik Afrika tersebut. Tengkorak manusia purba berlubang tembak ini kini disimpan di British Museum, London. Benua Afrika termasuk area yang banyak ditemukan sisa peninggalan manusia purba dalam bentuk kerangka. Pada 11 Juli 2001, Michel Brunet dari University of Poitiers, Prancis melaporkan penemuan tengkorak hominid, manusia purba tertua yang pernah ditemukan, berusia antara 6.000.000 &#8211; 7.000.000 tahun dari Chad dan digolongkan ke dalam jenis baru, Sahelanthropus Tchadensis (Toumaë). Daniel Lieberman, profesor antropologi dari Harvard University setuju bahwa temuan tengkorak ini termasuk hominid dengan bentuk muka (kecuali bagian tempurung otak) menyerupai genus Homo.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dejadejavu.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dejadejavu.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dejadejavu.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dejadejavu.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dejadejavu.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dejadejavu.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dejadejavu.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dejadejavu.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dejadejavu.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dejadejavu.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dejadejavu.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dejadejavu.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dejadejavu.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dejadejavu.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=11&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/07/tengkorak-purba-ada-kesan-tembakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">dejadejavu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dejadejavu.files.wordpress.com/2009/01/tengkorak12.gif" medium="image">
			<media:title type="html">tengkorak12</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>peninggalan purba berteknologi tinggi 1</title>
		<link>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/07/peninggalan-purba-berteknologi-tinggi-1/</link>
		<comments>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/07/peninggalan-purba-berteknologi-tinggi-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 14:31:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dejadejavu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dejadejavu.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Dalam Manga Spriggan(1991) dikisahkan munculnya berbagai peninggalan purba berteknologi tinggi. Beberapa situs purba diungkap memiliki kemampuan bagaikan dewa yang saya sebut sebagai &#8220;God Machines&#8221;. Berikut situs maupun artefak yang saya maksud : 1. Perahu Nuh     Dikisahkan bahwa Perahu Nuh yang ditemukan di Gunung Ararat memiliki struktur kayu purba yang diistilahkan sebagai &#8220;benda yang tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=9&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam Manga Spriggan(1991) dikisahkan munculnya berbagai peninggalan purba berteknologi tinggi. Beberapa situs purba diungkap memiliki kemampuan bagaikan dewa yang saya sebut sebagai &#8220;God Machines&#8221;. Berikut situs maupun artefak yang saya maksud :</p>
<p><strong>1. Perahu Nuh</strong><br />
    Dikisahkan bahwa Perahu Nuh yang ditemukan di Gunung Ararat memiliki struktur kayu purba yang diistilahkan sebagai &#8220;benda yang tidak mengikuti jalannya waktu&#8221;, dengan kata lain Perahu Nuh tidak bisa dihancurkan ataupun lapuk. Didalam Perahu Nuh digambarkan banyak makhluk mulai dari dinosaurus sampai monster aneh yang tampak mati suri. Diteorikan bahwa Perahu Nuh sebenarnya ialah mesin cuaca dan pencipta kehidupan. Pada masa-nya Perahu Nuh dibuat dengan teknologi tinggi untuk menciptakan global warming secara instan dan membuat aktivitas cuaca menjadi kacau sehingga menyebabkan hujan besar yang diiringi banjir seperti dikisahkan oleh banyak kitab suci dan mitos. Kemudian diyakini bahwa makhluk hidup yang dibawa oleh Perahu Nuh menjadi bahan eksperimen untuk menciptakan kehidupan baru setelah banjir usai dan daratan bisa kembali dihuni.</p>
<p><strong>2. Reverse Babel</strong><br />
    Reverse Babel ialah kebalikan dari Menara Babel yang kisahnya ada dalam kitab perjanjian lama. Jika Menara Babel dibangun untuk menghubungkan dunia manusia dengan Tuhan maka Reverse Babel dibangun untuk menghubungkan dunia dengan Raja Setan Pazuzu.<br />
    Reverse Babel juga dikenal dengan sebutan Tower of Chaos, diteorikan bahwa terminologi Raja Setan merupakan bentuk energi Chaos yang bisa dilepaskan oleh Reverse Babel apabila diaktifkan dengan syarat-syarat yang tertulis dalam Injil khusus yang disebut dengan &#8220;Getten&#8221;.<br />
    Saya merasa penjelasan dalam Manga agak kurang, tetapi saya bisa menyimpulkan bahwa proses pelepasan energi Chaos merupakan kebalikan dari kejadian Menara Babel dimana informasi yg dimiliki oleh kehidupan dipecah belah oleh Tuhan sehingga umat manusia menjadi terkotak-kotak, pada Reverse Babel informasi kehidupan dikembalikan pada ketiadaan, mungkin hal ini dimaksudkan bahwa pengetahuan manusia mengenai perbedaan dan keterikatan kelompok akan hilang, kondisi ini menyebabkan runtuhnya kepercayaan akan tata nilai dalam golongan tertentu seperti agama, negara juga kebudayaan sehingga umat manusia menjadi individu-individu yang hilang arah. Kondisi ini bisa dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk membangun kembali tata nilai dan norma masyarakat yang baru dan mereka bisa menjadi pemimpin baru dalam tata nilai yang mereka kehendaki.<br />
    Juga dikisahkan bahwa Gereja Katolik Roma pernah menggunakan Reverse Babel untuk menggulingkan kekuasaan Kerajaan Roma dan memulai abad baru yang dikenal dengan MiddleAge. Hal ini digambarkan dengan segel peta lokasi Reverse Babel dan kitab Getten yang dijaga kerahasiaannya oleh keturunan Pendeta Gereja Loccis di Italia bahkan dari Paus Roma sekalipun.<br />
    Hal lain yang menarik dari Reverse Babel ini ialah syarat pengaktifannya yang meminta korban darah manusia. Lokasi Reverse Babel dikisahkan berada di Baghdad Irak dan seperti kita tahu wilayah Timur Tengah telah menjadi zona konflik bersenjata selama puluhan tahun. Diteorikan bahwa peperangan yang ada di Timur Tengah merupakan skenario yang disusun oleh pihak tertentu untuk memenuhi syarat aktifasi Reverse Babel dikemudian hari agar pengaruh Energi Chaos yang akan dilepaskan bisa meliputi seluruh Bumi.</p>
<p><strong>3. Yama</strong><br />
    Pada sebuah situs purbakala dihulu Sungai Indus, Pakistan ditemukan ukiran batu yang memenuhi dinding gua yang mirip kode digital. Dikisahkan bahwa kode-kode tersebut setelah dimasukkan ke dalam super komputer tercanggih yang ada sekarang dapat mengambil alih kendali dan melakukan serangkaian analisa terhadap data-data kehidupan yang ada dibumi, kemudian muncul dalam layar monitor kode nama YAMA. Dalam legenda India disebutkan bahwa YAMA adalah nama Dewa yang menghakimi umat manusia.<br />
    YAMA dapat mengambil keputusan sendiri untuk melakukan serangkaian tindakan yang diperlukan untuk menjaga kelangsungan kehidupan dibumi dengan menggunakan jaringan komputer yang ada. YAMA juga mampu memanfaatkan layar monitor untuk menghipnotis manusia agar mengikuti perintahnya.<br />
    Dikisahkan YAMA memutuskan untuk menghapuskan umat manusia dari bumi karena dianggap eksistensi manusia selama 5000 tahun tidak berguna bagi kelangsungan bumi. Tapi YAMA tidak mau sembrono, dia melakukan terlebih dahulu tes terhadap segelintir umat manusia yang dianggap tangguh dan superior diantara manusia lainnya. Apabila mereka tidak bisa melewati tes tersebut maka YAMA akan menghancurkan umat manusia saat ini dengan meluncurkan hulu ledak nuklir secara otomatis. Tes ini juga telah dilakukan YAMA terhadap beberapa peradaban kuno seperti Mohenjo-Daro dan Harappa yang kemudian mengakibatkan hancurnya peradaban tersebut.<br />
    Menurut saya YAMA pada Manga Spriggan ini digambarkan sebagai sistem kendali kehidupan yang berfungsi untuk melakukan analisa, mengambil keputusan juga tindakan nyata agar kehidupan dibumi bisa tetap langgeng. Tampaknya teknologi YAMA ini diciptakan oleh bangsa Alien untuk mengendalikan peradaban manusia dibumi.<br />
    <br />
<strong>4. Phantom Island</strong><br />
    Sebuah pulau misterius dilaut Cina Selatan muncul dan menghilang secara simultan. Di pulau ini terdapat beberapa piramid, selain itu juga terdapat benda-benda seperti kapal Perang Dunia II Eldorichi yang hilang dalam percobaan Philadelpia, pesawat ThunderBolt yang membawa bom atom dan juga banyak kapal maupun pesawat yang pernah hilang secara misterius di segitiga bermuda. Kondisi benda-benda tersebut dalam keadaan masih seperti saat dia menghilang. Selain itu pulau ini juga memiliki penjaga berupa patung batu berpedang yang akan menyerang siapapun yang masuk ke pulau tanpa izin.<br />
    Diteorikan bahwa pulau ini merupakan alat transportasi antar ruang waktu. Pulau ini dibangun sebagai alat untuk menyelamatkan suatu peradaban apabila terjadi kekacauan ataupun bencana dibumi. Piramid yang ada merupakan mesin pengumpul energi yang akan digunakan oleh Pulau tersebut. Tablet yang menggambarkan teknologi penggerak pulau ini diburu oleh banyak pihak.</p>
<p><strong>5. Dogon Sites</strong><br />
    Dogon Sites pada awalnya ialah sebuah situs purba di Gurun Sahara, Republik Mali yang berupa lukisan gua purba. Setelah diteliti lebih jauh ternyata didalam gua tersebut terdapat teknologi tinggi seperti ruang-ruang yang berisi simulasi holographic kehidupan binatang purba, ada juga ruang yang diidentifikasi sebagai perpustakaan genetika dari makhluk hidup yang pernah ada dibumi. Perpustakaan genetika itu juga disinyalir merupakan mesin pencipta makhluk hidup, dengan cara memasukkan informasi genetika yang ada maka bisa didesain makhluk hidup sesuai keinginan bahkan disimulasikan langsung proses kehidupannya dalam ruang holographic. Kemampuan ini bisa digunakan pihak-pihak tertentu untuk menciptakan senjata biologis.<br />
    Lebih jauh kedalam ditemukan ruang kendali yang bisa membawa situs Dogon ini bergerak dan terbang dalam bentuk yang lebih kita kenal dengan UFO. Sang pengendali bisa mendapatkan gambaran dunia luar dan bagian-bagian didalam UFO tersebut secara telepati. Hal ini sesuai dengan legenda suku Dogon mengenai dewa Nonmo yang turun dari langit, selain itu juga ada legenda benda terbang seperti Virmana dari India dan Amano Ukibune dari Jepang. Diperkirakan bahwa Nonmo adalah alien yang turun ke peradaban suku Dogon untuk melakukan rekayasa kehidupan.<br />
    Dikisahkan bahwa Dogon sites ini seperti disiapakan untuk ditemukan kembali oleh generasi manusia dalam kondisi dunia yang damai, tetapi akibat desertifikasi yang semakin cepat membuat situs ini muncul lebih cepat dari yang diharapkan.</p>
<p><strong>6. Bumi</strong><br />
    Ya, Bumi sendiri dalam Manga ini digambarkan sebagai benda purba yang memiliki jiwa dan perilaku tertentu, diistilahkan dengan Gaia. Untuk menjadi seperti sekarang para penghuni bumi dimasa lalu telah menggunakan teknologi tinggi untuk membuat kondisi bumi stabil dan kondusif untuk dijadikan habitat kehidupan seperti sekarang.<br />
    Dalam manuskrip purba bernama Mappamundis (legenda peta purba) yang terdiri dari 24 bagian, menggambarkan peta bumi dalam struktur yang unik dimana terdapat lokasi-lokasi situs misterius yang ada sekarang seperti piramid, stonehenge, dll juga terdapat jalur-jalur aneh yang meliputi seluruh bumi. Titik lokasi misterius diidentifikasi sebagai lokasi batu sumbat yang membuat bumi menjadi stabil, sedangkan jalur aneh diidentifikasi sebagai lorong naga yang menyimpan kekuatan alam dari bumi yang bisa lepas dalam bentuk ular api. Ular api secara alami ialah energi panas yang dilepaskan dari lapisan dalam bumi.<br />
    Dikisahkan bahwa kepulauan Jepang juga merupakan bentuk batu sumbat, dengan gunung Fuji sebagai pusatnya. Di Kutub Selatan juga terdapat batu sumbat berbentuk seperti Stonehenge, dan untuk mengaktifkan batu sumbat agar melepaskan energinya diperlukan kontak tele-dimensi dengan jiwa murni Gaia. Apabila energi batu sumbat terlepas dan jiwa murni Gaia merasa terganggu maka ular api akan muncul kepermukaan secara dahsyat diseluruh lorong naga yang ada diberbagai penjuru bumi. Banyak pihak berusaha untuk mengendalikan ular api ini untuk dijadikan senjata kendali jarak jauh antar benua.<br />
    Saya mengambil kesimpulan bahwa Manga Spriggan menggambarkan bumi sebagai bentuk teknologi tinggi yang dibuat oleh alien dimasa lampau untuk bentuk kehidupan baru yang juga mereka ciptakan, yaitu kita.</p>
<p>    Manga Spriggan memberi gambaran nyata dari teori-teori yang berkembang mengenai benda-benda peninggalan purba yang misterius dan disinyalir memiliki teknologi lebih maju dari yang ada sekarang. Secara umum Manga ini hendak membuat benang merah bahwa kehidupan di bumi berasal dari makhluk luar angkasa yang melakukan penyemaian genetik terhadap bumi dan membangun peradaban menggunakan teknologi maju yang kemudian dimusnahkan fungsi keberadaannya tanpa alasan yang jelas. Benda-benda ini diidentifikasi pada masa kini sebagai situs, artefak, manuskrip dll peninggalan purba.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dejadejavu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dejadejavu.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dejadejavu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dejadejavu.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dejadejavu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dejadejavu.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dejadejavu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dejadejavu.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dejadejavu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dejadejavu.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dejadejavu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dejadejavu.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dejadejavu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dejadejavu.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=9&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/07/peninggalan-purba-berteknologi-tinggi-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">dejadejavu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fosil Bahtera Nuh</title>
		<link>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/07/fosil-bahtera-nuh/</link>
		<comments>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/07/fosil-bahtera-nuh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 14:21:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dejadejavu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dejadejavu.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Dan buatlah bahtera itu dengan pangawasan dan petunjuk wahyu Kami. Dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim itu. Sesungguhnya orang-orang itu akan ditenggelamkan (Surat Hud ayat 37) Posisi fosil formasi kapal pada ketinggian 15.500 kaki di puncak Gunung Ararat hasil pendeteksian geo radar. Dibawah ruangan formasi itu ada ruangan, yang diduga adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=6&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dan buatlah bahtera itu dengan pangawasan dan petunjuk wahyu Kami. Dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim itu. Sesungguhnya orang-orang itu akan ditenggelamkan (Surat Hud ayat 37)</p>
<p>Posisi fosil formasi kapal pada ketinggian 15.500 kaki di puncak Gunung Ararat hasil pendeteksian geo radar. Dibawah ruangan formasi itu ada ruangan, yang diduga adalah kamar-kamar Foto &#8220;benda asing&#8221; yang terlihat dipuncak Gunung Ararat, hasil pemotretan udara pada tahun 1959 oleh NATO.<br />
Untuk menemukan Perahu Nabi Nuh AS, sebenarnya sudah dilakukan orang selama berabad-abad. Menurut catatan, sebelum Nabi Muhamad SAW lahir pun, sudah ada orang yang ingin menemukan kapal yang penuh misteri itu sesuai dengan petunjuk &#8220;Injil&#8221; kitab suci orang Kristen. Konon Epiphanius, seorang Bishop (uskup) dari Salames pernah mencari perahu itu dan melihat peninggalan Nabi Noah (Nuh AS), masih terdampar di Gunung Guardian yang tertutup salju sangat tebal.<br />
Kemudian pada abad XII juga disebutkan, upaya pencarian kapal ini pernah dilakukan pula oleh Benyamin Tudela, seorang pendeta bangsaYunani. Ia mengatakan, bahwa pendahulunya Omar bin al Khatab, seorang petinggi dari Turki, telah mengambil bagian dari kapal itu untuk dijadikan bahan bangunan masjid.<br />
Perdebatan demi perdebatan, mulai muncul di kalangan para ahli sejarah dan agama, tentang di mana tempat sebenarnya kapal Nabi Nuh itu terdampar, karena terdapat perbedaan tempat, diantara kitab suci Bibel dan Quran. Di dalam kitab Bibel disebutkan, bahwa kapal Noah terdampar setelah sekian lama terombang ambing ombak dan gelombang pasang di Gunung Ararat.<br />
Namun dalam Alquran disebutkan bahwa kapal itu terdampar di Bukit (gunung) Judi (daerah Armenia). Alquran Surat Hud ayat 44 berbunyi: Dan difirmankan: Hai Bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah, danairpun disurutkan, perintah pun diselesaikan, dan bahtera itu pun berlabuh di bukit Judi. Dan dikatakan &#8220;binasalah orang-orang zalim”.<br />
Dari hasil penelitian para ahli, ternyata Gunung Ararat sekarang, telah berganti nama beberapa kali. Pernah bernama Gunung Guardian, dan juga bernama Armenia atau Gunung Judi. Akhirnya setelah melalui penelitian panjang, dengan berdasarkan bukti-bukti sejarah kuno para ahli sejarah dan agama sepakat, bahwa gunung tempat terdamparnya kapal Nabi Nuh itu bernama Gunung Ararat (Injil) atau Gunung Judi (Quran), yang sebenarnya kendati nama yang berbeda tempatnya itu-itu juga.<br />
Setelah sekian lama tidak terdengar lagi, upaya pencarian kapal Nabi Nuh muncul kembali pada abad XIX. James Brice, seorang ahli archeology dari Oxford University, pada tahun 1876 dengan biaya dari Yayasannya mengarungi lautan salju di Gunung Ararat Perbatasan Turky mencari kapal misterius itu kembali. Dalam perjalanan ke puncak Ararat, James Brice dari Inggris, menyatakan menemukan empat buah batu panjang berbentuk tongkat. Ia menduga &#8220;batu tongkat itu&#8221; merupakan bagian dari tiang layar kapal yang dalam pejalanan waktu puluhan ribu tahun sudah memfosil.<br />
Menjelang akhir abad XIX, yaitu tepatnya tahun 1892, Yoseph Nouri dari Prancis mengulangi perjalanan yang dilakukan James Brice dari rute yang bebeda. Ia mengklaim, bahwa dirinya telah sampai ke tujuan dan berhasil menemukan perahu Nabi Nuh. Keberhasilannya itu karena kebetulan. Waktu itu sedang musim kemarau sangat panjang, sehingga tidak ada salju yang menutupi permukaan gunung. Bahkan ia menegaskan, sempat berjalan-jalan di tempat yang diduga dek kapal yang panjangnya 300 cubic, persis seperti yang diungkapkan dalam kitab Bibel.<br />
Semua ungkapan dan pernyataan dari &#8220;para pemburu Kapal Nabi Nuh&#8221;, hingga penghujung abad XIX hanyalah dilukiskan dalam kata-kata dan tulisan saja tanpa bisa divisualisasikan. Karena memang pada waktu itu, tidak ada teknologi fotografi yang mampu mendukung pernyataan mereka, sehingga semua orang yang mendengarnya, merasa penasaran. Apakah omongannya itu benar, atau hanya &#8220;bulshit&#8221; (bohong) saja.<br />
Waktu terus berjalan. Gandrung mencari perahu Nabi Nuh, seperti hilang ditelan waktu. Hingga pada tahun 1959, Ilham Durupinan, seorang pilot Turky Airforce anggota pasukan NATO mengadakan pemotretan udara di Gunung Ararat perbatasan Irak, melihat dari rekaman hasil pemotretannya itu &#8220;benda asing&#8221; dekat puncak salah satu gunung tertinggi di Turky itu, pada ketinggian 15.500 kaki. Karena merasa penasaran, para petinggi NATO di basis Turky memerintahkan Dr. Arthur Brande, ahli fotografi dari Ohio University untuk memeriksa rekaman gambar pemotretan itu.<br />
Setelah meneliti secara seksama, akhirnya disimpulkan bahwa &#8220;benda asing&#8221; di puncak Ararat itu adalah &#8220;perahu&#8221;. Ya formasi perahu, yang diduga merupakan peninggalan Nabi Nuh, yang selama ini banyak dicari para ahli.<br />
Kabar penemuan perahu Nabi Nuh ini, sempat ditayangkan oleh Majalah Life, Australian Fix Magazine dan American Life Magazine pada penerbitan tanggal 5 September tahun 1960. Pada tahun 1990, Ron Wyat bersama Dr. David Fasold, ahli geologi AS, membawa perlengkapan cangggih, di antaranya metal detector dan geo radar menjejak kembali koordinat tempat yang disinyalir ada formasi perahu Nuh. Selama empat tahun berturut-turut, ia melakukan penelitian secara detil dan seksama, baik di formasi perahu maupun daerah sekelilingnya, untuk mencari bukti-bukti peradaban setelah dunia itu musnah.<br />
Dalam perjalanan kali ini, ia menemukan sebelas batu pipih berlubang, yang rata-rata berat antara empat hingga 10 ton. Batu-batu ini diindikasikan Wyat adalah, sebagai pemberat kapal agar tidak oleng oleh tiupan angin kencang. Sementara itu dari hasil pengamatan peralatan canggihnya, David Fasold, memperoleh indikasi bahwa batuan formasi perahu yang ditemukannya itu adalah kayu yang sudah berubah menjadi fosil.<br />
Pada beberapa lokasi, juga terdapat konsentrasi logam, yang diduga merupakan pengikat balok. Hasil deteksi dari geo-radarnya, mengindikasikan bahwa di bawah fosil formasi perahu itu ada ruangan yang diduga adalah kamar-kamar. Namun formasi itu, hanya muncul sepertiganya. Diduga pada waktu itu, kemungkinan memang terdampar pada lumpur, sehingga sebagian dari badan kapal, hingga saat ini masih terbenam, yang sekarang setelah ribuan tahun semuanya telah berubah menjadi karang. Gene Collins, dari Departemen Ilmu Geologi AS, yang tidak percaya begitu saja kepada laporan David Fasold, pada penghujung tahun 2000 bersama satu tim yang terdiri dari 12 orang berbagai disiplin ilmu juga berangkat ke lokasi yang diduga merupakan tempat terdamparnya perahu raksasa Nabi Nuh.<br />
Berangkat bersama tim itu, juga ahli Geologi Kelautan Dr. Robert Balard, yang telah sukses dalam menemukan bangkai Titanic, Istana Cleopatra, dan Benua yang hilang Atlantis. Menurut Collins, formasi fosil perahu itu diduga kuat adalah benar perahu Nabi Nuh AS. Karena dengan berbagai dalih apa pun, tidak mungkin ada benda asing yang diduga perahu yang sudah memfosil berada pada ketinggian 15.500 kaki tanpa sesuatu sebab. Fosil perahu yang ditemukan itu, merupakan nenek moyang perahu bangsa Sumeria.<br />
Dari uji karbon di sekitar lokasi perahu, ternyata mengandung 4,95 % karbon dan pada beberapa lokasi terdapat kandungan besi yang cukup banyak dari segi tingginya kandungan karbon, hal ini berarti karbon itu berasal dari kayu yang sudah membatu. Padahal di lokasi lain, kandungan karbonnya hanya 1,88% saja yang biasa diperoleh dari kandungan tanah biasa. Harold Cofins, ahli geologi Tim yang juga bertindak sebagai juru bicara Tim mengungkapkan, bahwa perahu itu terbuat dari kayu species &#8220;Sigilata&#8221; yang telah diawetkan. Species kayu ini sejenis kayu raksasa, yang kini sudah punah dari muka bumi.<br />
Menurut para ahli biologi kehutanan, kayu jenis ini memiliki keluarga sekitar 200 species, yang beberapa di antaranya masih hidup di Amerika Utara, Pategonia dan Australia. Tentang masalah banjirnya sendiri, Dr. Balard mengungkapkan bahwa dari bukti-bukti yang ada di ketinggian itu banjir besar pernah melanda bumi pada 10.000 tahun yang lalu, dan air sempat mencapai ketinggian lebih dari 15.000 kaki. Untuk mencapai posisi seperti saat ini hingga munculnya benua-benua dan pulau-pulau katanya memakan waktu hingga 7.500 tahun.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dejadejavu.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dejadejavu.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dejadejavu.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dejadejavu.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dejadejavu.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dejadejavu.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dejadejavu.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dejadejavu.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dejadejavu.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dejadejavu.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dejadejavu.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dejadejavu.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dejadejavu.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dejadejavu.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=6&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/07/fosil-bahtera-nuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">dejadejavu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kalo bisa DIPERMUDAH, Ngapain dibikin SULIT???</title>
		<link>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/05/kalo-bisa-dipermudah-ngapain-dibikin-sulit/</link>
		<comments>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/05/kalo-bisa-dipermudah-ngapain-dibikin-sulit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 06:47:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dejadejavu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dejadejavu.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Seringkali kita terkecoh saat menghadapi suatu masalah, dan walaupun masalah tersebut terpecahkan, tetapi pemecahan yang ada bukanlah suatu pemecahan yang efisien dan justru malah terlalu rumit. Mari kita coba lihat dalam tiga kasus di bawah ini : KASUS 1 Salah satu dari kasus yang ada adalah kasus kotak sabun yang kosong, yang terjadi di salah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=3&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Seringkali kita terkecoh saat menghadapi suatu masalah, dan walaupun masalah tersebut terpecahkan, tetapi pemecahan yang ada bukanlah suatu pemecahan yang efisien dan justru malah terlalu rumit.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Mari kita coba lihat dalam tiga kasus di bawah ini :</span></span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">KASUS 1</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Salah satu dari kasus yang ada adalah kasus kotak sabun yang kosong, yang terjadi di salah satu perusahaan kosmetik yang terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut menerima keluhan dari pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah membeli kotak sabun (terbuat dari bahan kertas) kosong. Dengan segera pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah dipak ke departemen pengiriman. Karena suatu alasan, ada satu kotak sabun yang terluput dan mencapai bagian pengepakan dalam keadaan kosong. Tim manajemen meminta para teknisi untuk memecahkan masalah tersebut. Dengan segera, para teknisi bekerja keras untuk membuat sebuah mesin sinar X dengan monitor resolusi tinggi yang dioperasikan oleh dua orang untuk melihat semua kotak sabun yang melewati sinar tersebut dan memastikan bahwa kotak tersebut tidak kosong. Tak diragukan lagi, mereka bekerja keras dan cepat tetapi biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tetapi saat ada seorang karyawan di sebuah perusahaan kecil dihadapkan pada permasalahan yang sama, ia tidak berpikir tentang hal-hal yang rumit, tetapi ia muncul dengan solusi yang berbeda. Ia membeli sebuah kipas angin listrik untuk industri yang memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya ke garis pengepakan. Ia menyalakan kipas angin tersebut, dan setiap ada kotak sabun yang melewati kipas angin tersebut, kipas tersebut meniup kotak sabun yang kosong keluar dari jalur pengepakan, karena kotak sabun terbuat dari bahan kertas yang ringan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">KASUS 2</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa, mereka menemukan bahwa pulpen mereka tidak bisa berfungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena. Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu dekade dan 12 juta dolar. Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan-keadaan seperti gravitasi nol, terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk kristal dan dalam derajat temperatur mulai dari di bawah titik beku sampai lebih dari 300 derajat Celcius. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dan apakah yang dilakukan para orang Rusia ?. Mereka menggunakan pensil!.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">KASUS 3</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Suatu hari, pemilik apartemen menerima komplain dari pelanggannya. Para pelanggan mulai merasa waktu tunggu mereka di pintu lift terasa lama seiring bertambahnya penghuni di apartemen itu. Dia (pemilik) mengundang sejumlah pakar untuk men-solve.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Satu pakar menyarankan agar menambah jumlah lift. Tentu, dengan bertambahnya lift, waktu tunggu jadi berkurang. Pakar lain meminta pemilik untuk mengganti lift yang lebih cepat, dengan asumsi, semakin cepat orang terlayani. Kedua saran tadi tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tetapi, satu pakar lain hanya menyarankan satu hal, &#8220;Inti dari komplain pelanggan anda adalah mereka merasa lama menunggu&#8221;. Pakar tadi hanya menyarankan untuk menginvestasikan kaca cermin di depan lift, agar pelanggan teralihkan perhatiannya dari pekerjaan &#8220;menunggu&#8221; dan merasa &#8220;tidak menunggu lift&#8221;.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">PESAN MORAL :</span></span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Moral cerita ini adalah sebuah filosofi yang disebut KISS (Keep It Simple Stupid), yaitu selalu mencari solusi yang sederhana, sehingga bahkan orang bodoh sekalipun dapat melakukannya. Cobalah menyusun solusi yang paling sederhana dan memungkinkan untuk memecahkan masalah yang ada. Maka dari itu, kita harus belajar untuk fokus pada solusi daripada pada berfokus pada masalah.</span></span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dejadejavu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dejadejavu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dejadejavu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dejadejavu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dejadejavu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dejadejavu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dejadejavu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dejadejavu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dejadejavu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dejadejavu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dejadejavu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dejadejavu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dejadejavu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dejadejavu.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=3&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/05/kalo-bisa-dipermudah-ngapain-dibikin-sulit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">dejadejavu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/05/hello-world/</link>
		<comments>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/05/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 04:28:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dejadejavu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=1&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dejadejavu.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dejadejavu.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dejadejavu.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dejadejavu.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dejadejavu.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dejadejavu.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dejadejavu.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dejadejavu.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dejadejavu.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dejadejavu.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dejadejavu.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dejadejavu.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dejadejavu.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dejadejavu.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dejadejavu.wordpress.com&amp;blog=6053811&amp;post=1&amp;subd=dejadejavu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dejadejavu.wordpress.com/2009/01/05/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">dejadejavu</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
